Trump atau Biden yang Menang, Indonesia Tak Terpengaruh

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyatakan hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika Serikat (AS) tidak akan terpengaruh jika petahana Donald Trump atau sang rival, Joe Biden, memenangkan pemilihan presiden pada 3 November mendatang.

“Hubungan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat tidak semata-mata ditentukan oleh dari mana presidennya, Partai Demokrat atau Partai Republik,” kata SBY.

Jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) AS, SBY mengamati situasi memang di Negeri Paman Sam memang semakin panas. Selain kasus infeksi virus corona AS yang terus meningkat, masyarakatnya pun terbelah antara kubu Trump dan kubu Biden.

Pertentangan pendapat pun seperti itu pun dia temukan di Indonesia. Ia melihat ada sebagian yang menginginkan Trump kembali menjabat sebagai presiden.

Alasannya, karena dari Partai Republik, Trump dianggap tidak akan ikut campur urusan dalam negeri Indonesia, tidak ikut mempersoalkan isu hak asasi manusia juga isu perubahan iklim.

Ada juga yang berpendapat Trump bakal membawa hubungan ekonomi maupun bisnis lebih hidup. Sebaliknya, ada juga pihak yang lebih menjagokan Biden.

“Mengapa? Tidak suka dengan kepribadian dan gaya Trump, apa yang diharapkan Indonesia dari orang yang egois dan ultranasionalistik, Amerika itu yang pertama, tidak peduli dengan bangsa lain,” ujarnya.

SBY mengakui dirinya menghargai perbedaan pendapat. Menurutnya tidak ada yang mutlak salah atau benar dari pandangan terhadap kedua kubu. (*)

BERITA REKOMENDASI