Trump Menang, Dukungan kepada Assange Muncul

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA (KRjogja.com) – Donald Trump diminta agar mengampuni pendiri WikiLeaks, Julian Assange. Assange saat ini masih bersembunyi di Kedutaan Besar Ekuador di London, Inggris. Dia masih diburu aparat keamanan Swedia atas tuduhan memperkosa seorang perempuan, meski Assange berkali-kali membantah.

Assange percaya tuduhan itu sebagai trik agar dia ditangkap dan diekstradisi ke AS karena WikiLeaks telah membocorkan berbagai dokumen rahasia AS. Para pendukung Assang mengatakan, pendiri WikiLeaks itu seharusnya dihormati sebagai pahlawan karena berjasa membongkar praktik korupsi para elite politik AS.

Selama kampanye pemilihan presiden (Pilpres) AS, WikiLeaks juga tanpa henti membocorkan skandal email Partai Demokrat dan Hillary Clinton yang merupakan rival utama Donald Trump. Lebih dari 5.000 orang pendukung Assange telah menandatangani petisi yang ditujukan kepada presiden terpilih AS Donald Trump. Dalam petisi itu, mereka meminta Trump mengampuni Assange dan menghapus tuduhan “kejahatan” terhadapnya. (*)

BERITA REKOMENDASI