Trump Minta Mantan Pengacaranya Dipenjara

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Presiden Donald Trump mendesak agar mantan pengacaranya, Michael Cohen, dijatuhi hukuman penjara karena berbohong saat memberikan keterangan pada rangkaian penyelidikan intervensi Rusia dalam pemilihan umum Amerika Serikat 2016.

"Dia berbohong dan seharusnya, menurut saya, menjalani hukuman penjara penuh," kata Trump melalui akun Twitter pribadinya.

Trump mengunggah kicauan itu tak lama setelah Cohen menghadiri sidang. Dalam sidang itu, Cohen mengaku berbohong untuk menutupi pertemuannya dengan pejabat Rusia menjelang pemilu 2016.

Cohen mengaku pertemuan itu digelar untuk membicarakan kesepakatan satu proyek Trump Organization di Moskow atas sepengetahuan Trump. Ia mengaku berbohong ketika mengatakan bahwa proyek itu berakhir pada Januari 2016, padahal masih berlanjut hingga Juni 2016, ketika Trump sudah mengumumkan pencalonan dirinya sebagai presiden.

Dengan pengakuan ini, Cohen meminta para hakim di New York untuk tak menjebloskannya ke dalam penjara saat sidang pembacaan putusan pada 12 Desember mendatang. Trump pun menyebut Cohen sebagai pria lemah dan pembohong. Sang presiden kemudian menekankan bahwa ia sama sekali tak melakukan kesalahan terkait proyek dengan Moskow tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI