Trump Sebut Ledakan Libanon Merupakan Serangan

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut ledakan di Beirut sebagai serangan telah membuat para pejabat Libanon khawatir.

Dua pejabat Kementerian Luar Negeri AS mengatakan para pejabat Libanon sangat khawatir dengan kata ‘serangan’ yang dipakai Trump untuk menggambarkan dua ledakan tersebut.

Trump sebelumnya mengaku mendapat laporan dari militer bahwa dua ledakan besar yang terjadi di pelabuhan Beirut adalah sebuah serangan.

“Saya bertemu dengan sejumlah jenderal dan mereka mengatakan merasa ledakan itu bukan akibat proses kecelakaan kerja. Mereka melihatnya sebagai sebuah serangan. Seperti bom atau lainnya,” kata Trump.

Dalam kesempatan itu dia juga menyampaikan simpati AS serta menawarkan bantuan kepada Libanon. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengungkapkan pemerintah Libanon sedang menyelidiki penyebab ledakan. Kata dia, AS akan menantikan hasilnya. (*)

BERITA REKOMENDASI