Trump Selamat dari Ledakan New York

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA (KRjogja.com) – Donald Trump baru saja bersiap lepas landas dari kota kelahirannya ketika sebuah bom meledak di Manhattan, New York. Namun ia tidak bisa menunda perjalanan. Sesampainya di Colorado Springs, dia pun hanya bisa berbagi kabar duka ini dengan para pendukungnya.

“Tepat sebelum saya naik pesawat, sebuah bom meledak di New York dan tidak ada seorang pun yang tahu penyebab sebenarnya,” ujar dia.

Tanpa disangka-sangka, informasi yang keluar dari mulut capres Republik itu adalah berita segar. Dia membicarakan ledakan di New York lebih cepat dari Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Bahkan, Wali Kota New York Bill de Blasio baru angkat suara selang dua jam pascapidato Trump.

“(Ledakan ini) adalah aksi yang disengaja. (Tetapi) belum ada bukti bahwa ledakan ini terkait teror,” terang de Blasio.

Sementara penyebab dan motif pelaku masih ditelusuri, Trump tidak banyak bicara soal ledakan yang sudah melukai 29 orang tersebut. Hillary Clinton dalam hal ini juga kalah cepat memberi perhatian terhadap kasus ini. Dia berdalih memilih diam dulu karena belum mengetahui fakta-fakta insiden itu dengan jelas. (*)

BERITA REKOMENDASI