Trump Tuduh FBI Salahgunakan Kewenangan

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Partai Republik merilis memo yang menuduh FBI menyalahgunakan kewenangan menimbulkan kekisruhan. Kondisi ini semakin meningkatkan tensi antara Gedung Putih dan Kejaksaan yang mengivestigasi tim kampanye Trump.

Trump menyerang Direktur FBI dan Departemen Kehakiman dengan mengeluarkan dokumen empat halaman dari Partai Republik yang menyiratkan penyimpangan dan keberpihakan dua institusi hukum di Amerika Serikat itu. Memo itu mengklaim, penyelidikan yang didanai Demokrat mendorong FBI untuk memata-matai mantan anggota tim kampanye Trump, Carter Page.

"Saya pikir ini memalukan. Apa yang terjadi di negara ini, saya pikir ini amat memalukan. Banyak orang harus malu dengan diri mereka sendiri dan lebih buruk dari sekadar itu," kata Trump.

Partai Demokrat dan sejumlah anggota Partai Republik menuding tindakan Trump merilis dokumen tersebut hanya gimik untuk melemahkan penyelidikan kasus keterlibatan Rusia dalam pemilu presiden 2016 juga kemenangan Trump. Mereka mengklaim dokumen yang dibuat oleh staf masa transisi Trump sekaligus anggota kongres dan Komite Intelijen Dewan Perwakilan AS, Devin Nunes, tersebut memiliki kecacatan yang amat nyata. (*)

BERITA REKOMENDASI