Trump Tuduh Twitter Lakukan Konspirasi

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Imbas penutupan akun Twitter-nya secara permanen, Donald Trump menuduh platform media sosial tersebut berkonspirasi dengan musuh politiknya untuk membungkam dirinya.

“Twitter telah melangkah lebih jauh dan lebih jauh dalam melarang kebebasan berbicara. Malam ini, karyawan Twitter telah berkoordinasi dengan Demokrat dan radikal kiri dalam menghapus akun saya dari platform mereka, untuk membungkam saya. Dan ANDA, 75.000.000 patriot hebat yang memilih saya,” kata Trump dalam rangkaian cuitan dari akun resmi @POTUS.

Namun, tak tunggu waktu lama, unggahan itu dengan cepat dihapus kembali oleh pihak Twitter. Menanggapi respons Twitter, Trump pun melontarkan komentarnya sebagai pernyataan resmi melalui kantor pers Gedung Putih.

Trump memberi isyarat kepada para pengikutnya di Twitter bahwa pihaknya akan memiliki platform baru untuk kembali berinteraksi. “Kami telah bernegosiasi dengan berbagai situs lain, dan akan segera mengumumkannya. Kami juga melihat kemungkinan membangun platform kami sendiri dalam waktu dekat. Kami tidak akan DIAM,” ujar Trump.

Keputusan Twitter untuk menangguhkan akun Trump diambil setelah melakukan review dari sejumlah cuitan Trump dalam beberapa hari terakhir, termasuk melihat konteks, respons, serta penafsiran baik di dalam dan luar Twitter. (*)

BERITA REKOMENDASI