Tunjukan Sikap Politik, RI Juga Jalankan Diplomasi Ekonomi

JAKARTA, KRJOGJA.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, langkah perusahaan nasional terutama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjual barang produksinya ke negara lain bukan sekadar aksi perdagangan biasa. Menurutnya, langkah tersebut merupakan salah satu langkah diplomasi ekonomi di dunia.

Dikutip dari akun Facebook resmi miliknya, Jumat (1/9/2017), Jokowi menjelaskan bahwa pesawat CN235 yang diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia yang telah digunakan oleh Angkatan Udara Senegal di Afrika. Pesawat lainnya juga telah dikirim ke kepolisian kerajaan Thailand dan penjaga pantai Korea Selatan.

Di berbagai negara, CN235 dikenal sebagai pesawat multiguna yang dapat digunakan untuk evakuasi medis, angkut penerjun, kargo, sipil maupun VIP dan VVIP.

"Pengiriman pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia tersebut bukan sekadar aksi perdagangan belaka, tapi sekaligus diplomasi ekonomi Indonesia di dunia," tulisnya.

Jokowi melanjutkan, langkah PT INKA yang mengekspor 150 gerbong kereta api ke Bangladesh atau saat menggarap pasar-pasar non-tradisional di Afrika, Timur Tengah, dan Asia juga menjadi salah satu strategi diplomasi.

Di bidang diplomasi internasional, Indonesia mendorong Myanmar menyelesaikan konflik di Rakhine State melalui pembangunan yang lebih inklusif, menghormati HAM, dan melindungi semua komunitas.

Indonesia bahkan telah menampung 1.806 migran konflik tersebut, mengirim bantuan kemanusiaan, dan membangun sekolah-sekolah di Myanmar.

Indonesia juga mendukung penuh kemerdekaan Palestina, juga mendorong ASEAN dan PBB untuk mengambil sikap yang sama. Sebuah kantor Konsulat Kehormatan Indonesia juga sudah dibuka Ramallah, Palestina.

Selain itu, Indonesia mengecam keras pembatasan beribadah di Masjid Al-Aqsa pada bulan Juli 2017, bahkan kita telah mengusulkan proteksi internasional di kompleks masjid itu.(*)

BERITA REKOMENDASI