Turki Anggap Amerika tak Peduli Kasus Khashoggi

Editor: Ivan Aditya

TURKI, KRJOGJA.com – Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, mengatakan ungkapan "kesetiaan" Presiden Donald Trump terhadap Arab Saudi mencerminkan sikap tutup mata Amerika Serikat terhadap kasus pembunuhan Jamal Khashoggi, wartawan pengkritik Raja Salman.

"Pernyataan Trump dalam satu sisi mencerminkan bahwa dia mengatakan 'Saya akan menutup mata,'" ucap Cavusoglu.

Pernyataan itu diutarakan Cavusoglu merujuk pada ucapan Trump yang bersumpah tetap akan menjadi "mitra setia" Saudi meski dirinya didesak untuk bersikap lebih keras terhadap Riyadh terkait Khashoggi. Dukungan terhadap Saudi diutarakan Trump meski dirinya juga menganggap bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS) mengetahui rencana pembunuhan Khashoggi di gedung konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober lalu.

Cavusoglu mengatakan AS juga tak memberi tahu Turki soal rekaman percakapan antara Khashoggi dengan saudara Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang juga menjabat sebagai duta besar Saudi di Washington, Khalid bin Salman.

Pernyataan itu dilontarkan Cavusoglu sehari setelah surat kabar Turki melaporkan bahwa Badan Intelijen Pusat AS (CIA) memiliki rekaman di mana MbS memerintahkan untuk "membungkam Khashoggi." Dalam kesempatan itu, Cavusoglu juga mengatakan tidak ada alasan bagi Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, untuk bertemu MbS di sela-sela pertemuan KTT G20 di Argentina pada 30 November mendatang. (*)

BERITA REKOMENDASI