Turki Tegas Tolak Swedia dan Finlandia Gabung NATO, Ini Alasannya

ISTANBUL – Turki pada Senin (16/5/2022) menyatakan tidak akan menyetujui permohonan Swedia dan Finlandia untuk bergabung dengan NATO. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bahkan mengatakan bahwa delegasi Swedia dan Finlandia tidak perlu repot-repot datang ke Ankara untuk meyakinkannya Turki untuk menyetujui permohonan mereka bergabung dengan NATO.

Pada Senin Pemerintah Swedia telah secara resmi memutuskan untuk mengajukan keanggotaan NATO, sehari setelah Presiden Finlandia Sauli Niinisto mengonfirmasi bahwa Helsinki juga akan mengajukan keanggotaan.

Namun, permohonan keanggotaan mereka mendapat respon negatif dari Turki, yang pekan lalu menyatakan penolakannya. Ankara menyebut Swedia dan Finlandia sebagai “tempat penetasan” untuk organisasi teroris.

“Tak satu pun dari negara-negara ini memiliki sikap yang jelas dan terbuka terhadap organisasi teroris,” kata Erdogan sebagaimana dilansir Reuters. “Bagaimana kita bisa mempercayai mereka?”

Kantor luar negeri Swedia mengatakan sebelumnya pada Senin bahwa perwakilan senior Swedia dan Finlandia berencana untuk melakukan perjalanan ke Turki untuk pembicaraan guna mengatasi keberatan Ankara.

“Mereka datang ke Turki pada Senin. Apakah mereka datang untuk meyakinkan kami? Maaf, tetapi mereka tidak perlu melelahkan diri mereka sendiri,” kata Erdogan tentang rencana kunjungan itu.

BERITA REKOMENDASI