Ukraina dan Rusia di Ambang Peperangan

Editor: Ivan Aditya

RUSIA, KRJOGJA.com – Rusia mengerahkan sejumlah tank melintasi Belarusia untuk melakukan latihan menembak selama lima hari. Latihan ini dilakukan saat konflik Ukraina dan Rusia kian memanas.

Walaupun Rusia dan Belarusia tidak menyebutkan berapa banyak tentara yang mengikuti latihan ini, Amerika Serikat memperkirakan ada sekitar 30 ribu pasukan dikerahkan ke Belarus dari beberapa lokasi, salah satunya Timur Jauh Rusia. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan latihan ini akan berfokus pada menekan dan memukul mundur agresi eksternal.

Kremlin juga bersikeras pasukan mereka akan kembali pulang setelah latihan usai. Selain itu, latihan ini rencananya akan dilakukan sampai pada 20 Februari.

Namun, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menilai akumulasi kekuatan yang terjadi di perbatasan negaranya merupakan bentuk tekanan psikologis dari negara tetangganya itu.

Kiev juga telah meluncurkan latihan militer, tetapi masih sedikit informasi yang beredar terkait latihan ini, mengingat konflik Rusia-Ukraina memanas. Selain latihan di Belarusia, Rusia juga mengirimkan enam kapal perang ke Laut Hitam dan Laut Azov untuk melakukan latihan angkatan laut. Pengiriman kapal ini dilakukan lewat Bosphorus (Selat Turki). (*)

BERITA REKOMENDASI