Ukraina Desak Pemberian Sanksi Berat untuk Rusia

Editor: Ivan Aditya

UKRAINA, KRJOGJA.com – Ukraina mendesak sejumlah sekutunya di Blok Barat dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) memperberat sanksi bagi Rusia. Permintaan itu disampaikan karena Negeri Beruang Merah itu sampai saat ini belum memulangkan tiga kapal dan sejumlah pelaut Ukraina, yang ditahan selepas insiden di Selat Kirch, Laut Azov.

Desakan itu diutarakan Ukraina dalam pertemuan darurat menteri luar negeri negara anggota Organisasi Keamanan dan Kerja Sama Eropa (OSCE). "Ini adalah masalah mendesak untuk bisa segera menanggapi dan mengonsolidasikan respons internasional terkait agresi ini. Deklarasi saja tidak cukup, harus ada aksi," ucap Menteri Luar Negeri Ukraina Pavlo Klimkin.

Dalam kesempatan itu, para menteri negara Barat juga menuntut Rusia segera membebaskan para pelaut Ukraina yang masih ditahan akibat insiden itu. "Agresi Rusia adalah sebuah bentuk kesalahan perhitungan," kata Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk urusan Eropa dan Eurasia, Wess Mitchell.

Menteri Luar Negeri Kanada, Chrystia Freeland, juga menyuarakan dukungan terhadap Ukraina. "Pencaplokan ilegal Rusia atas Krimea, keterlibatan langsungnya dalam konflik di Donbass, dan sekarang tindakan ilegalnya menargetkan para pelaut serta kapal Ukraina tidak dapat diterima masyarakat internasional," kata Freeland. (*)

BERITA REKOMENDASI