Ulama Irak Meninggal Karena Virus Corona

Editor: Ivan Aditya

IRAK, KRJOGJA.com – Pemerintah Irak melaporkan seorang ulama berusia 70 tahun meninggal karena terinfeksi virus corona (Covid-19). Ini menjadi kasus kematian pertama akibat virus corona yang telah menginfeksi 31 orang di negara tersebut.

Instansi Kesehatan Turki mengatakan, ulama Irak itu sebelumnya dikarantina di kota bagian timur laut Sulaimaniyah. Menurut masyarakat setempat, sang ulama juga sempat bertemu dengan warga Irak yang baru pulang dari Iran, salah satu negara dengan kasus corona terbanyak, dengan 2.336 kasus.

Irak merupakan pasar ekspor terbesar untuk Iran dan lokasi pariwisata populer bagi warga Iran yang ingin mengunjungi kota suci Najaf dan Karbala. Masyarakat Irak juga sering melakukan bisnis, kegiatan pariwisata, perawatan kesehatan, hingga kajian religi di Iran.

Pihak berwenang Irak kini telah menutup sementara perbatasan dengan Iran. Mereka juga melarang masuknya warga negara asing yang bepergian dari Iran dan negara-negara lain yang berisiko menyebarkan virus corona.

Menanggapi kematian pertama akibat virus corona, Gubernur Sulaimaniyah Haval Abu Bakr melarang semua aksi unjuk rasa dan mengimbau semua pertandingan sepak bola agar digelar secara tertutup. (*)

BERITA REKOMENDASI