Ungkap Korupsi, Anggota Dewan Malaysia Dipenjara

Editor: Ivan Aditya

KUALA LUMPUR (KRjogja.com) – Anggota dewan terkemuka Malaysia dari partai oposisi divonis bersalah setelah didakwa menjadi dalang pembocor skandal korupsi perusahaan investasi milik negara 1MDB. Hakim Zulqarnain Hassan di pengadilan Kuala Lumpur, Senin 14 November 2016, memvonis Rafizi Ramli yang juga wakil Presiden Partai Keadilan Rakyat, dengan hukuman penjara selama 18 bulan karena telah membocorkan dokumen rahasia terkait audit 1MDB kepada publik. Putusan pengadilan tersebut dikecam para pegiat HAM setempat karena telah membungkam kebebasan berpendapat.

"Ini sangat berbahaya karena akan membuat pemerintah semakin represif dan tak bertanggung jawab," demikian pernyataan kelompok pegiat HAM Malaysia. Para pegiat HAM menilai, hukuman yang diberikan kepada Rafizi sangat kejam dan berlebihan.

Rafizi yang selama ini menuding pemerintahan Najib Razak telah elakukan kesalahan terkait hilangnya dana investasi 1MDB, mengatakan akan banding. Hukuman penjara yang dijauhkan kepadanya telah membuat sang anggota DPR terancam didiskualifikasi pada pemilihan umum 2018 mendatang.

Namun Rafizi mengatakan, dirinya tak khawatir dengan diskualifikaksi tersebut karena dirinya bukan mengejar jabatan, tetapi mengungkap kebenaran. "Saya tak terkejut, juga tak sedih dan tak marah. Saya juga tak takut. Tak ada perasaan itu semua. Saya sudah pernah berada dalam situasi seperti ini sebelumnya. Sebagaimana pemeo menyebutkan, apa yang tak membunuhmu, justru akan membuatmu semakin kuat," ujar Rafizi sebelum putusan sidang dibacakan hakim. (*)

BERITA REKOMENDASI