Uni Eropa Gandeng ASEAN Luncurkan Proyek Kerja Sama Pembangunan

JAKARTA, KRJOGJA.com – Duta Besar Uni Eropa untuk ASEAN Igor Driesmans, meluncurkan tiga proyek baru kerja sama pembangunan antara Uni Eropa dan ASEAN dengan total dana sebesar 13 juta euro.

Proyek-proyek ini akan mendukung urbanisasi dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan serta Lembaga Audit Tertinggi ASEAN, demikian disampaikan dalam webseminar bertajuk 3rd ASEAN-EU Coorperation and Scholarship Day 2020.

“Uni Eropa adalah mitra ASEAN yang sangat penting dalam kerja sama pembangunan melalui dukungan terhadap kawasan ASEAN dengan dana sebesar 250 juta euro untuk program integrasi regional dari tahun 2014-2020,” ujar Driesmans.

“Di samping bantuan sebesar dua miliar euro untuk mendukung kerja sama bilateral dengan negara-negara anggota ASEAN. Bidang kerja sama yang diprioritaskan dan penting adalah pertumbuhan hijau, perubahan iklim dan lingkungan.”

Proyek-proyek baru yang dimulai pada tahun 2020 ini bertujuan untuk membantu urbanisasi berkelanjutan, dengan fokus pada solusi cerdas melalui digitalisasi dan penggunaan teknologi (kota-kota ASEAN Smart Green, 5 juta euro).

Mendukung tata kelola hutan, perizinan dan perdagangan kayu yang berkelanjutan di seluruh wilayah (FLEGT, 5 juta euro)memperkuat kapasitas regional dan meningkatkan kesadaran dan penerapan standar internasional Lembaga Audit Tertinggi (ASEANSAI, 3 juta euro).

“Hari ini kami sangat senang dapat mengumumkan dimulainya tiga program kerjasama Uni Eropa-ASEAN yang baru. Program ini akan memberi manfaat bagi warga ASEAN dengan mendukung kota cerdas dan hijau, pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan di bidang kehutanan, serta transparansi dan akuntabilitas pemerintah,” jelas Driesmans.

BERITA REKOMENDASI