Untuk Jadi Anggota Tak Tetap DK PBB, RI Rajin ‘Promosi’

NEW YORK, KRJOGJA.com – Di sela -sela Sidang Majelis Umum PBB ke-72, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi melakukan maraton diplomasi dengan bertemu negara-negara sahabat. Ini dilakukan Retno guna menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

Menlu Retno dijadwalkan menghadiri kurang lebih 70 pertemuan bilateral dengan para Menlu atau perwakilan dari negara-negara sahabat.

Pada Senin 18 September, Menlu RI melakukan sedikitnya 10 pertemuan bilateral. Di antaranya dengan Samoa, Kroasia, Namibia, Niger, Liechtenstein, Ekuador, Georgia, Monaco, Tunisia, dan Swiss.

"Pertemuan bilateral sekali lagi kita gunakan untuk memperoleh atau menambah dukungan bagi pencalonan kita untuk anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB," tutur Menlu Marsudi di Markas Besar PBB di New York seperti dikutip di laman kemenlu, Rabu (20/9/2017).

Sidang Majelis Umum PBB yang dihadiri perwakilan dari 193 negara anggota akan menjadi tempat yang paling tepat bagi Indonesia untuk melakukan kampanye dalam upaya menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

Tahun ini jumlah pertemuan bilateral yang dihadiri Menlu Retno jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya 35 pertemuan bilateral.(*)

PBB

BERITA REKOMENDASI