Uruguay Amankan 6 Ton Kokain Bernilai Rp18 Triliun

MONTEVIDEO, KRJOGJA.com – Uruguay mengamankan narkoba jenis kokain seberat 6 ton, yang menjadi pengungkapan narkoba terbesar di negara itu.

Mengutip BBC, Senin (30/12/2019) petugas angkatan laut dan bea cukai Uruguay menyita 4,4 ton kokain di pelabuhan Montevideo, ibu kota Uruguay. Narkoba itu disembunyikan di empat wadah tepung kedelai yang rencananya dikirim ke Lome, ibu kota Togo.

Narkoba seberat 1,5 ton lainnya ditemukan di sebuah peternakan. Obat-obatan itu diperkirakan bernilai sekitar USD1,3 miliar (sekira Rp18 triliun).

Uruguay semakin sering digunakan sebagai transit untuk memindahkan obat-obatan dari Amerika Latin ke Afrika dan Eropa.

Rekor pengungkapan narkoba sebelumnya di Uruguay terjadi pada November, ketika pihak berwenang menemukan sebuah peti kemas berisi tiga ton kokain, juga di Montevideo, yang ditujukan ke Cotonou, Benin melalui Pulau Tenerife Spanyol.

Direktur bea cukai Uruguay, Jaime Borgiani mengatakan kokain 4,4 ton akan bernilai USD1 miliar (sekira Rp13 triliun) di pasar Eropa.

Dia mengatakan asal kokain tersebut tidak diketahui secara pasti. Narkoba dimuat menggunakan truk di sebuah peternakan di departemen Soriano barat daya, 290 kilometer dari Montevideo.

Sedangkan Kementerian Dalam Negeri Uruguay mengatakan polisi menggerebek peternakan dan menemukan lebih banyak kokain di sana. Surat kabar Uruguay, El País melaporkan ada 1,5 ton kokain disita petugas di peternakan tersebut. Pemilik peternakan dan putranya ditangkap bersama dengan dua pekerja.

"Kami telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membersihkan negara dari momok ini," kata Borgiani. (*)

 

 

 

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI