USS Mustin Dekati Laut China Selatan, Beijing Berang

WASHINGTON, KRJOGJA.com  – Sebuah kapal perusak angkatan laut Amerika Serikat (US Navy) berlayar di daerah 12 mil laut dari pulau buatan China di Laut China Selatan. 

Operasi yang diklaim Amerika Serikat sebagai sebuah 'kebebasan bernavigasi' itu membuat marah Pemerintah China yang menganggap wilayah perairan tersebut sebagai laut teritorialnya.

Berdasarkan keterangan seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya, kapal perusak USS Mustin berlayar di dekat Mischief Reef di Kepulauan Spratly dan melakukan operasi manuver. Perairan tersebut merupakan wilayah yang disengketakan China dengan negara-negara tetangganya.

Militer Amerika Serikat mengatakan aktivitas tersebut dilakukan sesuai dengan hukum internasional dan pasukan Amerika Serikat beroperasi di wilayah itu setiap harinya.

"Kami melakukan operasi kebebasan navigasi rutin dan reguler, seperti yang telah kami lakukan di masa lalu dan akan terus dilakukan di masa depan," kata Juru Bicara Armada Pasifik Amerika Serikat, Letnan Komandan, Nicole Schwegman sebagaimana dilansir Reuters, Sabtu (24/3/2018).

Kementerian Pertahanan China mengatakan, dua kapalnya telah mengidentifikasi kapal Amerika Serikat dan memberi peringatan untuk segera meninggalkan wilayah tersebut. Beijing memperingatkan, tindakan kapal Amerika Serikat itu membahayakan keamanan dan kedaulatan China dan mengancam kestabilan regional. (*)

BERITA REKOMENDASI