Venezuela Tangkap Belasan Pejabat Bank

Editor: Ivan Aditya

VENEZUELA, KRJOGJA.com – Venezuela menangkap 11 pejabat bank swasta, Banesco termasuk CEO-nya Oscar Doval dengan tuduhan menyebabkan depresiasi nilai mata uang bolivar. Doval ditangkap tak lama setelah memberikan kesaksian di depan direkotrat intelijen militer.

Selain Doval, sepuluh pejabat eksekutif yakni empat wakil presiden Banesco, seorang konsultan hukum, seorang direktur, dua manajer, dan dua pejabat lain ikut ditahan aparat berwenang. Kepala jaksa, Tarek William Saab, mengatakan para bankir tersebut diduga menutup-nutupi serangan terhadap nilai bolivar di luar negeri dan spekulasi dolar di pasar gelap.

"Tujuan akhir permainan mereka adalah untuk menghancurkan mata uang Venezuela. Penyelidikan menunjukkan ada bukti kelalaian dalam mencegah serta memantau pencucuian uang," kata Saab.

Banesco merupakan salah satu bank swasta ternama di Venezuela. Bank tersebut juga beroperasi di sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Spanyol, Panama, dan Republik Dominika.

Penangkapan para bankir, papar Saab, merupakan bagian dari razia terhadap mafia kriminal yang diduga ingin menghancurkan nilai boliviar. Razia, ujarnya, telah berlangsung sejak pertengahan April dan telah menahan 134 orang.

Aparat berwenang sejauh ini juga telah membekukan sedikitnya 1.380 rekening, 1.000 di antaranya rekening Banesco. Otoritas juga menghentikan operasi tiga situs pertukaran mata uang dalam misi tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI