Virus Korona Bikin Komite Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Khawatir

TOKYO, KRJOGJA.com – CEO Komite Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020, Toshiro Muto, masih ketar-ketir dalam menyiapkan diri menjadi tuan rumah ajang multievent olahraga empat tahunan itu. Pasalnya pada persiapan kali ini, mereka diterpa isu penyebaran virus korona yang masih berkembang di China.

Penyebaran virus korona bisa dianggap menurunkan momentum Olimpiade Tokyo 2020 yang tengah memasuki persiapan akhir. Ajang yang akan dimulai pada 24 Juli 2020 itu telah membuat banyak pihak merasa khawatir.

Tak terkecuali para panitia pelaksana yang diwakili Muto. Ia dan tim merasa sangat khawatir penyebaran virus korona membuat gelaran Olimpiade Tokyo 2020 menjadi berantakan. Ia pun sangat berharap permasalahan virus korona bisa terselesaikan.

“Saya sangat khawatir. Saya harap ini akan diselesaikan sesegera mungkin,” ungkap Muto, mengutip dari Reuters, Kamis (6/2/2020).

Sebelumnya, pejabat pemerintah Jepang yakni Perdana Menteri, Shinzo Abe mengatakan bekerja keras untuk meminimalkan dampak dari wabah virus korona. Hal itu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan menjelang gelaran Olimpiade Tokyo 2020.

Vaksin untuk melawan virus korona mungkin tidak akan siap untuk awal Olimpiade Tokyo 2020. Namun beberapa praktisi kesehatan diharapakan ada cukup waktu untuk Jepang membangun pertahanan diri dari penyebaran wabah virus korona.

BERITA REKOMENDASI