Wakil Kanselir Jerman Acungkan Jari Tengah

Editor: Ivan Aditya

JERMAN (KRjogja.com) – Wakil Kanselir Jerman Sigmar Gabriel menolak meminta maaf setelah mengacungkan jari tengah kepada sekelompok pengunjuk rasa neo-Nazi yang meneriakkan yel-yel penghinaan terhadap dirinya usai kampanye partai di negara bagian Lower Saxony pekan lalu.

Pemimpin Partai Demokrat Sosial Jerman (SPD), yang diprediksi akan bersaing dengan Angela Merkel dalam pemilu tahun depan, terlihat mengacungkan jari tengahnya sambil tersenyum menanggapi teriakan pengunjuk rasa yang menyebutnya pengkhianat.

Menurut hukum Jerman, Gabriel terancam denda maksimal 4.000 euro atau Rp 59 juta karena telah membuat gesture tidak terpuji di depan umum. Jerman memiliki aturan keras yang melarang penghinaan di muka publik.

Meski tidak selalu ditegakkan, pengadilan Jerman pernah menjatuhkan hukuman berat kepada warga yang melakukan pelanggaran ringan, seperti memanggil polisi dengan ‘du’, kata informal untuk Anda, bukan dengan sapaan yang lebih formal ‘Sie’.

Namun menurut pengamat, kemungkinan Gabriel akan dihukum atas tindakannya sangat kecil. Mereka justru memprediksi hal ini akan meningkatkan elektabilitas partai dan dirinya jelang pemilu negara bagian bulan depan dan pemilu kanselir tahun depan, demikian sebagaimana dikutip dari Los Angeles Times. (*)

BERITA REKOMENDASI