Wanita Tertua di Spanyol Berusia 113 Tahun Sembuh dari Corona

Penyakit COVID-19 terbukti dapat disembuhkan. Meski dianggap cukup mematikan oleh mereka yang berusia tua, tapi bagi Maria Branyas hal tersebut tak jadi rintangan mematikan.

Maria Branyas dinyatakan sembuh dari COVID-19 belum lama ini. Ia merupakan perempuan berusia 113 tahun dan dinyatakan sebagai perempuan tertua di dunia yang dapat sembuh dari penyakit pandemi tersebut.

Menurut laporan New York Post, Maria menjalani perawatan di panti jompo Santa Maria del Tura di Olot, Spanyol. Ia dinyatakan positif COVID-19 pada April dan kini sudah negatif.

Saat dinyatakan positif COVID-19, nenek tua yang lahir di San Fransisco pada 4 Maret 1907 itu tak menunjukan gejala serius seperti yang diberikan banyak media. Ia benar-benar bergejala ringan dan hanya mengalami infeksi urin.

“Sekarang dia baik-baik saja, dia bersedia untuk berbicara, menjelaskan semuanya, berpikir, dia sudah kembali normal,” kata Rosa Moret, anaknya. Rosa menambakan, ibunya adalah sosok perempuan kuat dan berjiwa positif ini yang menjadi kekuatan dia melawan COVID-19.

Perempuan dengan 11 cucu dan 13 cicit itu pun kini sudah kembali bisa berinteraksi dengan perawat di panti jompo. Rosa menghaturkan banyak terima kasih atau perawatan yang diberikan untuk ibunya tersebut.

Perlu Anda ketahui Maria Branyas adalah sosok luar biasa. Dia melewati fase kehidupan yang sangat panjang, Maria bukan hanya berhasil melawan COVID-19, tapi ia terbebas dari Perang Dunia 1 di Spanyol.

Maria Branyas pun disebut sebagai perempuan tertua yang tinggal di Spanyol. Hal ini disampaikan oleh Gerontology Research Group, kelompok yang secara khusus menyelidiki manusia di seluruh dunia yang berusia di atas 110 tahun.

BERITA REKOMENDASI