Warga Gaza Lawan Klaim Trump

Editor: Ivan Aditya

PALESTINA, KRJOGJA.com – Kekerasan pecah di jalanan Bethlehem, Ramallah dan Yerusalem pada Kamis (07/12/2017), menyusul pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Warga Palestina menggelar unjuk rasa di ketiga lokasi tersebut untuk memprotes keputusan kontroversial Trump yang telah memicu kemarahan masyarakat internasional.

Otoritas Israel menanggapi aksi protes itu dengan menggunakan peluru karet dan gas air mata untuk memecah konsentrasi massa. Tiga warga Palestina terluka dalam bentrokan di Khan Yunis, Jalur Gaza.

Selain protes, langkah Trump juga memicu seruan pemberontakan atau intifada dari Faksi Hamas Palestina. "Keputusan ini telah membunuh proses perdamaian, membunuh Oslo (kesepakatan) dan membunuh proses pemukiman," kata pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh di Kota Gaza. (*)

BERITA REKOMENDASI