Warga Israel Setuju Direlokasi dari Palestina

Editor: Ivan Aditya

JERUSALEM (KRjogja.com) – Puluhan warga Yahudi di distrik Amona, timur laut kota Ramallah, akhirnya setuju untuk meninggalkan kawasan tersebut dan direlokasi ke daerah lain. Putusan tersebut diambil setelah hasil pemungutan suara di sinagog Amona, menunjukkan bahwa mayoritas warga Israel di Amona setuju direlokasi.

Jumlah warga Israel yang sepakat mendukung kebijakan pemerintah untuk direlokasi mencapai 45 orang, sedangkan yang tak setuju, 29 orang. Dengan putusan tersebut, konflik pun bisa dicegah. Warga Israel di Amona harus meninggalkan distrik tersebut karena menurut otoritas Mahkamah Agung Israel, mereka menduduki tanah pribadi warga Palestina. Mahkamah Agung Israel memberi tenggat sampai 25 Desember agar semua warga Israel di Amona mengosongkan rumah mereka.

Sebelumnya warga Amona pun telah berjanji akan menyelesaikan kasus tersebut secara damai. Ini terbukti dengan dilakukannya pemungutan suara di rumah ibadah Yahudi di Amona. Di Amona terdapat 120 pemukiman wargag Yahudi. Mayoritas dianggap illegal karena menempat tanah pribadi warga Palestina. Warga Yahudi yang menempati tanah Palestina secara illegal tersebut akan direlokasi ke tanah milik Israel. (*)

BERITA REKOMENDASI