Warga Kurdistan Sepakat Lepas dari Irak

Editor: Ivan Aditya

IRAK, KRJOGJA.com – Baghdad meminta warga Kurdi untuk membatalkan pemungutan suara referendum kemerdekaannya dari Irak, sementara parlemen mendorong pemerintah pusat untuk mengirim pasukan mengendalikan ladang minyak vital yang dikuasai pasukan Kurdi.

Meningkatkan upaya untuk mengisolasi wilayah Kurdistan di utara Irak, pemerintah Baghdad juga meminta negara-negara asing menutup perwakilannya di Erbil. Warga setempat dengan mutlak memutuskan untuk memerdekakan diri dan membuat marah negara-negara sekitarnya.

Hasil akhir referendum yang diungkap Rabu (27/09/2017), menunjukkan nyaris 93 persen warga memilih untuk merdeka dan 7,3 persen menentang. Lebih dari 3,3 juta orang, atau 72 persen warga yang berhak memilih, memberikan suaranya pada Senin lalu.

Referendum ini memicu kekhawatiran akan konflik regional. Delegasi pasukan bersenjata Irak bergerak menuju ke Iran untuk mengoordinasikan upaya militer yang mungkin dilakukan untuk membalas langkah memerdekakan diri tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI