Warga Qatar Mulai Borong Makanan

Editor: Ivan Aditya

QATAR, KRJOGJA.com – Masyarakat kalangan menengah ke atas di Qatar mulai mengerumuni supermarket lokal karena takut kekurangan bahan makanan. Hal tersebut dipicu akibat putusnya hubungan diplomatik Qatar dengan beberapa negara Timur Tengah.

Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, bahkan Mesir memutus hubungan diplomatik dengan Qatar pada Senin (05/06/2017) lalu karena alasan terorisme. Selama ini Qatar masih bergantung dan mengimpor bahan-bahan makanan yang dikonsumsi oleh masyarakatnya. Arab Saudi merupakan salah satu negara yang biasa mengekspor bahan makanan ke negara tersebut.

Putusnya hubungan kenegaraan itu membuat masyarakat ketakutan dengan wabah kelaparan yang mungkin terjadi. Dalam keadaan normal, makanan dari Arab Saudi akan datang dengan truk-truk besar untuk kemudian dikirim ke pasar swalayan.

Secara geografis, tidak mudah untuk Qatar mendapatkan suplai makanan dari negara-negara di Timur Tengah. Hal itu karena Qatar tidak memiliki akses ke laut dan untuk menuju ke sana hanya tergantung dengan Iran dan Arab Saudi melalui jalur darat.

Saat ini, truk-truk yang biasa mengantarkan bahan makanan itu pun hanya berbaris di sepanjang perbatasan sejak putusnya hubungan diplomatik Qatar dengan Arab Saudi. Masyarakat pun akhirnya memutuskan untuk segera membeli bahan makanan yang tersedia di pasar swalayan sebelum kehabisan. (*)

BERITA REKOMENDASI