Webinar Kebangsaan ‘Negoisasi Ala Diplomat’

”Mengingat para nara sumber adalah negosiator, maka aspek pengalaman dalam bernegosiasi dapat disampaikan dalam memperjuangkan kepentingan nasional bangsa Indonesia”, kata Franky Supriyadi. Selanjutnya Wakil Rektor ini juga mengharapkan agar pengetahuan, pengalaman dan hubungannya dengan masing-masing mitra panelis dapat memberikan pengayaan pemikiran bagi para mahasiswa, pebisnis dan pemerhati hubungan internasional.

Dalam seminar yang dipandu oleh Suherman Widjaja, para pembicara menjelaskan beberapa materi terkait fungsi diplomasi dan beberapa aspek pelaksanaan diplomasi di luar negeri. Diskusi juga menjadi cair dan dinamis karena para nara sumber mengulas praktek dan pengalaman bernegosiasi sebagaimana ditulis dalam ”Buku Diplomasi: Kiprah Diplomat Indonesia di Mancanegara”. Dua puluh satu artikel dalam buku Diplomasi itu yang ditulis oleh tujuh belas diplomat Indonesia merepresentasikan tugas dan fungsi diplomasi.

Agus Sriyono mengawali presentasinya dengan memaparkan secara umum tentang elemen negosiasi. Disampaikan bahwa tugas dan fungsi utama diplomat, yaitu mewakili (representing), melindungi (protecting), negosiasi (negotiating), memajukan/promosi (promoting), melapor (reporting), dan mengelola (managing). Dalam konteks itu, cakupan peran seorang diplomat antara lain mewakili dan me- lindungi kepentingan nasional negaranya melalui perundingan; memajukan kerja sama politik, pertahanan, ekonomi, sosial, dan budaya; melindungi warga negaranya; melaporkan hal-hal penting kepada pemerintahnya; dan, mengelola hubungan antara negara yang diwakili dan negara akreditasi atau organisasi internasional sesuai misi Perwakilan yang diemban.

BERITA REKOMENDASI