WHO Bantah Tuduhan Amerika 

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Dengan tegas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membantah tuduhan Menlu Amerika, Mike Pompeo yang mengatakan Dirjen WHO Tedros Adhanom menggunakan jabatannya karena ada kepentingan kesepakatan dengan China. Ia mengatakan bahwa tudingan itu tidak benar dan tidak dapat diterima atas dasar apapun.

Dia juga mengatakan bahwa WHO ‘tidak akan terganggu oleh komentar-komentar miring semacam itu’. Tedros menekankan jika ia dan orang-orang di WHO ingin seluruh komunitas internasional tidak terganggung dengan pernyataan miring Pompeo.

Menurtunya, politisasi pandemi Covid-19 hingga saat ini menjadi salah satu ancaman terbesar karena korbannya tak mengenal batas, ideologi, atau pilihan politik. “Saya sudah mengatakannya berkali-kali, saya mohon kepada semua negara agar bekerja sama. Politik dan keberpihakan telah memperburuk keadaan. Jadi, yang lebih penting adalah sains, solusi, dan solidaritas. Tapi saya ulangi, tuduhan itu tidak benar,” ujarnya.

Pompeo dalam sebuah rapat dengan anggota parlemen Inggris mengatakan WHO telah menjadi badan politik, dengan menuduh bahwa keputusan yang dibuat dipengaruhi oleh kesepakatan antara Tedros dan China yang membantunya mendapatkan jabatan sebagai dirjen. “Ketika ada dorongan untuk mendorong, ketika itu benar-benar pentin, korban meninggal ‘karena ada kesepakatan yang dibuat (antara Tedros dan China)’,” ujar Pompeo. (*)

BERITA REKOMENDASI