WHO Rilis Laporan Sumber Corona di China

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Tim ahli organisasi kesehatan dunia (WHO) merilis laporan mengenai sumber virus corona yang telah diteliti selama sebulan di Wuhan, China. Tim peneliti itu berada di China dengan pengawasan ketat dari pihak berwenang. Dalam studi itu, peneliti membuat daftar empat skenario kemungkinan awal mula virus corona menyebar.

Laporan hasil penelitian kolaborasi WHO dan China menunjukkan bahwa kemungkinan besar virus corona yang menyebabkan Covid-19 awalnya ditularkan kelelawar ke manusia melalui hewan lain. Dalam studi itu, peneliti membuat daftar empat skenario kemungkinan awal mula virus corona menyebar.

Kemungkinan paling atas dalam daftar itu adalah penularan dari kelelawar melalui hewan lain. Namun mereka juga masih mengevaluasi kemungkinan penyebaran langsung dari kelelawar ke manusia. Tim WHO juga belum dapat menemukan bukti penular inang perantara.

Tim WHO yang meneliti asal virus corona mengatakan kebocoran labarotorium adalah kemungkinan yang paling kecil. Sehingga menurut Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus masalah tersebut perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.

“Saya tidak percaya penilaian ini cukup ekstensif. Data dan studi lebih lanjut akan dibutuhkan untuk mencapai kesimpulan yang lebih kuat,” ujar Tedros.

Dalam laporan itu, para peneliti juga menyebut penyebaran melalui produk makanan beku mungkin terjadi, tetapi jarang ditemukan. Hal itu membuka kemungkinan baru bahwa virus corona bisa jadi berasal dari luar kota Wuhan.

Pemimpin tim WHO Peter Ben Embarek mengatakan virus tersebut sangat mungkin beredar pada November atau Oktober 2019 di sekitar Wuhan. Artinya, virus berpotensi menyebar ke luar negeri lebih awal daripada yang diketahui sejauh ini.

Laporan hasil penyelidikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan China terkait asal muasal virus corona membuka kemungkinan bahwa virus berassal dari luar China. Meski begitu, dalam laporan itu WHO mengatakan kualitas studi terkait penyebaran virus corona pertama dari luar China masih terbatas.

Tim WHO telah mengkonfirmasi bahwa ada kontaminasi dengan SARS-CoV-2 di pasar Huanan di Wuhan, namun tidak dapat menentukan sumber kontaminasi ini. Laporan itu juga tidak menunjukkan kepastian wabah ini dimulai di pasar makanan laut Wuhan yang merupakan salah satu tempat pertama kasus corona ditemukan. (*)

BERITA REKOMENDASI