WHO Setujui Penggunaan Darurat Sinopharm

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyetujui penggunaan izin darurat (emergency use authorization/EUA) vaksin Covid-19 Sinopharm dengan efikasi 78,1 persen. Diketahui, pemberian izin darurat WHO mengindikasikan suatu produk aman dan efektif. Hal ini juga memungkinkan vaksin tersebut dimasukkan dalam program penyediaan vaksin terutama bagi negara-negara miskin, COVAX.

“Hal ini menambah panjang daftar vaksin Covid-19 yang dapat dibeli COVAX, dan memberi kepercayaan kepada negara-negara untuk mempercepat izin di dalam negeri masing-masing, baik untuk mengimpor dan mengelola vaksin tersebut,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Vaksin Sinopharm merupakan salah satu dari dua vaksin utama Virus Corona China yang telah diberikan kepada ratusan juta orang di Negeri Tirai Bambu dan sejumlah negara lain. Vaksin lainnya adalah produksi Sinovac yang masih mengantre izin dari WHO.

Pemberian izin darurat ini membuat Sinopharm jadi vaksin produksi negara non-Barat pertama yang disokong WHO. Selain itu, ini menjadi yang pertama kalinya WHO memberikan persetujuan penggunaan darurat untuk vaksin China untuk semua jenis penyakit menular.

Sebelumnya, WHO sudah memberikan izin darurat untuk vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer-BioNTech, AstraZeneca, Johnson & Johnson, dan Moderna. Keputusan untuk menyetujui vaksin Sinopharm diambil oleh kelompok penasihat teknis WHO, yang mulai menggelar pertemuan pada 26 April untuk meninjau data klinis terbaru serta praktik manufaktur Sinopharm. (*)

PBB

BERITA REKOMENDASI