WNI di Amerika Ditangkap Saat Antar Anak Sekolah

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Jaksa Agung negara bagian New Jersey, Gurbir Grewal, mengirim surat kepada Kementerian Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat mengkritik proses penangkapan dua warga Indonesia (WNI) pencari suaka yakni Gunawan Liem dan Roby Sanger.

Para WNI tanpa dokumen itu ditangkap otoritas imigrasi Amerika Serikat (ICE) siang waktu setempat, di sebuah sekolah setelah keduanya mengantar anak-anak. "Sekolah adalah tempat sensitif di bawah kebijakan tersebut. Fakta bahwa ICE menangkap dua orang tua saat mereka mengantarkan anak-anaknya ke sekolah sangat menjengkelkan. Saya tidak mengerti keadaan darurat seperti apa yang membenarkan tindakan ICE di sebuah lokasi sensitif seperti itu," ucap Grewal.

Penangkapan itu terjadi di hari yang sama ketika tempat tinggal dua WNI pencari suaka lainnya yaitu Harry Pangemanan dan Arthur Jemmy dirusak pihak tidak bertanggung jawab. Rumah Arthur di Edison serta Harry di Highland Park dibobol secara terpisah pada Jumat malam dan Sabtu pagi.

Seluruh barang berharga seperti uang hingga batang emas milik kedua WNI ikut hilang dalam insiden itu. Kini, Harry dan keluarga mengungsi sementara di Gereja Highland Park.

Tetangga Jemmy mengirimkan video rumahnya yang rusak dan berantakan akibat insiden itu. Kini, gereja tengah berupaya memperbaiki pintu rumah Jemmy yang nampak dibobol secara paksa menggunakan linggis. (*)

BERITA REKOMENDASI