WNI di Qatar Diminta Tenang

Editor: Ivan Aditya

QATAR, KRJOGJA.com – Warga Negara Indonesia di Qatar diimbau untuk tetap tenang namun  waspada. Serta terus mengikuti perkembangan situasi keamanan di sekitarnya melalui berbagai sarana. Tidak perlu mengambil langkah-langkah yang berlebihan mengingat situasi di Qatar masih aman dan terkendali.

Dubes RI  tengah melakukan koordinasi dengan otoritas setempat guna memastikan keamanan dan keselamatan warga negara Indonesia di Qatar. Hal tersebut disampaikan Dubes RI untuk Qatar, Marsekal Madya TNI (Purn) Muhamad Basri Sidehabi terkait pemutusan hubungan diplomatik dengan negara-negara Saudi Arabia, Persatuan Emirat Arab, Bahrain, Mesir dan Yaman.

Dubes RI bertemu dengan masyarakat Indonesia di kompleks Al Khor Community (AKC), kota Alkhor sekitar 60km dari ibukota Doha. Sebagian besar tenaga kerja ahli Indonesia bermukim pada Al Khor Community merupakan komunitas diaspora Indonesia terbesar di dunia. Itu disampaikan tokoh diaspora, Said Malawi yang juga karyawan migas Qatar Gas yang bermukim dua dekade di Al Khor.

Sampai hari ini kondisi politik dan keamanan pada umumnya berjalan normal, tidak terdapat tanda-tanda meningkatnya eskalasi politik dan keamanan meski demikian terdapat peningkatan jumlah keamanan. Khususnya kawasan yang dianggap penting seperti pusat pemerintahan, tempat-tempat ibadah,  bandara, stasiun, terminal bis, fasilitas publik serta pusat perbelanjaan yang biasanya ramai dikunjungi masyarakat.

Menurut Dubes Basri, KBRI telah mempersiapkan langkah antisipasi guna mengantisipasi kondisi di lapangan. "Dubes adalah orang terakhir yang akan meninggalkan Qatar," ujar Dubes Basri seperti dikutip dari rilis yang diterima PR. "Kondisi politik ini sudah terjadi pada tahun 2014 lalu sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," kata dia. (*)

BERITA REKOMENDASI