'category Jurnalisme'

Selamat Jalan Kyai Perdamaian

 

KELUARGA Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan menyampaikan selamat 
jalan kepada Mbah Moen (almarhum KH. Maimoen Zubair, wafat menjelang subuh sekitar pukul 04.17, Makah Saudi Arabia, 6 Agustus 2019) untuk menjemput dan lebih menikmati rahmat Allah SWT.

Terima kasih, beliau meninggal dengan husnul khotimah di tanah suci, mewariskan jejak perjuangan keilmuan, keteladanan akhlak, perdamaian, kemanusiaan yang akan diteruskan keluarga, santri-santri, bangsa dan negara Indonesia serta umat manusia.
Meskipun belum pernah bertemu secara fisik baru merencanakan: pemikiran, kiprah dan rekam jejaknya bisa ditemui dalam banyak media, tulisan, murid dan orang yang pernah berjumpa langsung.

Mbah Moen panggilan akrabnya dari banyak orang yang pernah silaturahmi bukanlah ulama alim biasa tetapi telah mencapai posisi kekasih Allah (min auliyaa illaah). Terbukti dari sejumlah kesaksian, penanda selama hayatnya atas karomah yang pernah dibuktikan beberapa orang. Atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa, Makah yang selama beberapa kami tinggali dalam rangka menunaikan ibadah haji cuaca panas (malam berkisar 36 'C ke atas dan siang hari 50' C), tiba-tiba menjelang wafatnya terjadi hujan dengan jalanan bergenanan air dan sampai tulisan ini dbuat pukul 10.15 waktu setempat, matahari masih tertutup awan.

Meskipun menjadi pengetahuan wali Allah atas wali yang lain, penanda kewalian Mbah Moen seperti banyak diketahui antar lain soal kemanusiaan (ngewongke wong, dari rakyat biasa, bodoh, pinter maupun pejabat sampai presiden, diterima dengan tulus dan penuh penghormatan), dan perdamaian (al-ishlaah). Tentu saja jangan ditanyakan soal keilmuan maupun kedekatan kepada Allah SWT dan Rasulullah Muhammad SAW karena sudah pasti.

Jenazah almarhum direncanakan akan dishalatkan di Masjid al-Haram Kota Suci Makah dan diupayakan untuk dikebumikan di Makam Ma'la (makam tua, antara lain termasuk ibunda kaum mu'miniin, istri rasulullah SAW, Sayidah Khadijah RA).

Penulis merencanakan sungkem beliau pada momentum "Silaturahim NU XVIII se-Dunia" dengan tema "Merajut Kembali Ukhuwah Wathoniyah Menuju Perdamaian Dunia" pada 7 Agustus 2019, di Hotel At-Taiseer Tower Makah. Namun beruntung masih bisa bertemu beliau meskipun telah wafat dan menshalatkan bersama jutaan umat muslim dari berbagai negara di Masjid al-Haram. 

Beny Susanto
Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan

BERITA REKOMENDASI