100 Motor Digeledah, Polsek Banguntapan Gagalkan Bentrok Antar Geng Sekolah

BANTUL, KRJOGJA.com – Jajaran Polsek Banguntapan Bantul Polres Bantul Polda DIY menggelar operasi cipta kondisi berpola Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD). Sejumlah orang diperiksa setelah terjaring razia yang dilakukan di Jalan Ring Road Banguntapan Bantul itu. Petugas menyita barang bukti diantaranya, sepeda motor, gir bergagang besi hingga miras. 

Kapolsek Banguntapan Polres Bantul Polda DIY, Kompol Suhadi SH MH, Minggu (19/1/2020) mengatakan, jika jajaranya bertekad menekan tindak kejahatan sebelum jatuh korban. Oleh karena itu KKYD gencar dilakukan.  

“Kami fokus pada pemeriksaan dengan target senjata sajam, minuman keras, narkoba hingga pelanggaran lalu lintas,” ujar Suhadi.

Dijelaskan, dalam razia cipta kondisi, Jumat malam tersebut sedikitnya 100 motor digeledah. Sejumlah barang yang berpotensi  memicu tindak kejahahatan disita. “Kami berusaha untuk menciptakan situasi yang aman dan tentram. Salah satunya dengan melakukan antisipasi segala kemungkinan. Termasuk perkelahian antar pelajar,” kata Suhadi didampingi Kanit Reskrim Polsek Banguntapan, Iptu Ryan Permana Putra SIK MH. 

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif di Polsek Banguntapan terkait penyitaan gir bergagang besi sepanjang 1 meter. Polisi mendapatkan informasi akurat jika mereka malam itu akan 'berduel' antar geng sekolah SMP sesasama dari Kecamatan Banguntapan.

“Delapan orang malam itu kami periksa, karena kami temukan gir bergagang besi, boto kosong. Ternyata mereka akan tawuran dan kami berhasil menggagalkan sebelum ada korban jiwa. Bisa dibayangkan jika gir ini dihantamkan kepala orang,“ ujarnya. 

Dua kelompok tersebut juga tergabung dalam wadah geng dimasing masing sekolah. Geng Seliza SMP 3 Banguntapan dan Geng Resmoba SMP 5 Banguntapan. (Roy)

BERITA REKOMENDASI