2 Pelaku Curat Ditembak

SOLO, KRJOGJA.com – Sindikat pencuri lintas propinsi yang menggasak barang-barang milik turis Belanda yang tengah berlibur ke Solo berhasil diringkus oleh Satuan Buru Sergap (Buser) Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Solo, Senin (11/9/2017). Dua dari enam pelaku, yakni  residivis JH (38) warga Gumawang, Belitang, Kabupaten Oku Timur, Sumatra Selatan dan AS (37) penduduk Jalan Munggang, Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur terpaksa di dor kakinya karena melawan petugas saat akan diringkus.

Wakapolresta Solo AKBP Andy Rifai didampingi Kasat Reskrim Polresta Solo Kompol Agus Puryadi, Senin (11/9/2017) mengatakan dua pelaku terpaksa dilumpuhkan karena melawan petugas saat akan diringkus. Lima pelaku yakni JH, AS, JH (41), warga Jalan Karya Bakti, Kelurahan Parung Serap, Kecamatan Cileduk, Tangerang. LA (35) warga Oku Timur, Sumatera Selatan, Ef (42) warga Dusun II Tugu Agung, Kelurahan Tugu Agung, Kecamatan Lempung, Kabupaten Ogan Komering Ilir dan AA (16) warga Jalan Pasar Barat, Kelurahan Martapura, Kecamatan Baturaja, Kabupaten Oku Timur digiring ke sel tahanan Mapolresta Solo.

Pelaku dikenal memiliki mobilitas tinggi, setelah mencuri barang di Surabaya, pelaku pindah ke Madiun, Yogya, Semarang  dan Solo akhirnya berhasil diringkus saat menginap di hotel Surya kawasan Penggung, Kabupaten Klaten.

Modus operandi pelaku menurut Waka Polresta Solo, AKBP Andy Rifai berpura-pura sebagai tamu di restoran kelas menengah ke atas. Masing-masing tersangka memiliki peran, ada yang berupaya mengalihkan perhatian, ada yang mengeksekusi mencuri barang.

Seperti yang dialami turis dari Belanda bernama Eelco Goettsch (48) saat mencicipi kuliner di sebuah restoran di Jalan dr Rajiman, Solo, tas berisi kamera video, handphone serta paspor miliknya yang diletakkan di kursi di dekatnya diambil oleh pelaku yang pura-pura berbicara menggunakan handphone di dekat kursi yang diduduki Eelco.

“Saya tidak menyangka pelaku begitu cepat mengambil tas saya dan pergi meninggalkan lokasi,” ujar Eelco yang melaporkan kasus yang dialaminya ke polisi.

Sementara barang bukti yang disita dari para tersangka diantaranya mobil Daihatsu Xenia nopol B 1427 yang digunakan sebagai alat kejahatan,  kamera video, sebuah baju batik warna biru, sebuah kaus warna kuning, sebuah baju lengan panjang warna putih, sepatu anak warna coklat dan tas punggung, serta sebuah telepon genggam, sebuah kaus lengan pendek warna cokelat dan uang dollar senilai seratus dollar. (Hwa)

 

 

BERITA REKOMENDASI