2018, Curat Jadi ‘Primadona’ Maling Banyumas

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Selama tahun 2018 di wilayah hukum Polres Banyumas, kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) mendominasi. 

"Dari 848 kasus pidana yang dilaporkan kasus curat  menduduki urutan pertama dengan jumlah perkara yang dilaporkan  233 kasus, dengan penyelesaian 74 kasus,"  Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK, Senin (31/12/2018)

Sedang diurutan kedua kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) sebanyak 165 kasus dengan penyelesaian 47 kasus. Kasus curat sebanyak 233 dengan penyelesaian 74 kasus. Jika dibandingkan dengan tahun 2017 mengalami peningkatan yakni hanya 135 kasus. 

Menurutnya meningkatnya kasus curat di Banyumas, karena banyaknya kebutuhan hidup, pelaku lintas daerah dan belum banyak ditangkap, sementara anggota Reskrim tidak ada penambahan, dan ada yang pensiun, namun tidak ada penambahan. 

Dengan kondisi tersebut, diprediksi pada tahun 2019, kasus curat akan mendominasi, apalagi, masih banyak pelaku lintas kota yang tidak tertangkap.Kemudian urutan ketiga kasus yang ditangani Polres Banyumas kasus narkoba sebanyak 51 kasus, dengan 71 tersangka. Barang bukti yang disita antara lain sabu-sabu 73.07 gram, ganja 21.27 gram, tembakau gorila 118.39 gram, dan pil terlarang 10.075 butir.

Selain kasus curat, curanmor, narkoba, kasus urutan berikutnya yang menghiasi tahun 2018 yakni kasus pencurian kekerasan (curas) 15 kasus dengan penyelesaian 10 kasus, penganiayaan berat (Anirat) 10 kasus dengan penyelesaian 8 kasus, perjudian 76 kasus, dengan tersangka 149 orang, perkosaan 1 kasus, uang palsu 3 kasus, penipuan 60 kasus dengan penyelesaian 26 kasus, dan kasus cyber crime 3 kasus dengan penyelesaian 2 kasus.(Dri)

BERITA REKOMENDASI