25 Desa Kategori Rawan, Polres Pati Proses Kasus 10 Penjudi Pilkades

PATI, KRJOGJA.com – Sehari menjelang pelaksanaan pilkades, Satgas Anti Judi Pilkades Polres Pati berhasil memproses 10 kasus botoh (perjudian), berikut barang bukti uang sebanyak Rp 100 juta. Sementara itu, dari 121 desa yang menggelar pilkades serentak (21/12/2019), sebanyak 25 desa dikategorikan rawan. 

"Kasusnya sudah ditangani tim," demikian ditegaskan Kapolres Pati, AKBP Bambang YS, SIK usai gelar pasukan pengamanan pilkades di Stadion Joyo Kusumo. 

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Pati berharap pelaksanaan pilkades bisa berlangsung aman dan nyaman. "Akan dilakukan patroli desa, dengan melibatkan 30 personil," kata AKBP Bambang YS. 

Sejumlah warga yang ditemui wartawan, menyambut langkah Kapolres Pati yang melakukan pengamanan pilkades secara maksimal. Sehingga bisa mengurangi gesekan antar pendukung. 

Sementara itu, dari  121 desa (282 orang cakades) yang menggelar pilkades serentak, sebanyak 25 dikategorikan rawan konflik. Demikian diungkapkan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Pati, Teguh Widyatmoko.  

"Sedang desa yang paling banyak pilkades adalah Kecamatan Juwana," ujarnya. 

Teguh Widyatmoko mengungkapkan adanya cakades Pati yang paling menarik perhatian. "Ada seorang warga asal Provinsi Jambi namun mengikuti pilkades Desa Regaloh, Kecamatan Tlogowungu," ujarnya. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI