Aksi Heroik Kakek Wiryo Lawan Maling Berpedang

Editor: Ary B Prass

KARANGANYAR, KRJOGJA.com- Seorang lansia asal Dukuh Sumberejo Desa Sewurejo, Mojogedang, Wiryo Sumidi (83) melakukan aksi heroik, ia melawan sendirian komplotan pencuri yang membobol rumahnya. Akibatnya, ia terluka akibat sabetan pedang.
Kakek Wiryo berhasil selamat meski harus mendapat 10 jahitan dalam dan 19 jahitan luar di lengan kiri. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (4/3/2021) pukul 02.00 WIB.
Suara gaduh di dalam rumah membuatnya terbangun. Ternyata, ada pria-pria tak dikenal sedang menguras harta benda di rumahnya. Ia kalah jumlah dan kekuatan melawan mereka. Selain terluka, sejumlah barang dibawa kabur komplotan pencuri.
“Komplotan lima orang. Mereka NV alias Topel (30) warga Kecamatan Matesih. SN alias Alex (41) warga Kecamatan Karangpandan. Ada SY alias Leceng (39) warga Kecamatan Matesih. Mereka ini yang berhasil kami tangkap. Lalu dua orang lagi atas nama SP alias K dan DS alias C,” kata Wakapolres Karanganyar Kompol Purbo Adjar Waskito, Selasa (20/7/2021).
lima orang pelaku itu mengintai terlebih dahulu sebelum melancarkan aksi. Mereka juga berbagi tugas. Dua orang tersangka berstatus DPO itu, kata Purbo, bertugas mengantar tiga orang pelaku lainnya.
“Lima orang secara bersama-sama melakukan pencurian di rumah Wiryo Sumidi. Masing-masing berbagi tugas atau peran. SP dan DS mengantar ke lokasi dan mengawasi dari luar. NV mencongkel jendela dan membawa sabit. SN membawa pedang dan SY membawa pipa sarung pedang. Mereka bertiga
masuk ke rumah,” ujarnya.
Tiga orang pelaku masuk ke rumah dengan cara mencongkel jendela menggunakan obeng. Begitu berhasil masuk, NV alias Topel mengambil handphone di dekat televisi. Dia melanjutkan aksi dengan masuk ke kamar mengambil handphone lain. Saat itulah pemilik handphone bangun.
“NV mengancam menggunakan sabit. Saat itulah Wiryo bangun karena mendengar keributan. Dia keluar kamar. SN alias Alex menendang korban hingga terjatuh dan ditindih. Korban juga diancam menggunakan senjata tajam,” cerita Purbo.
Teriakan anggota keluarga lain membuyarkan aksi kejahatan. Setelah melumpuhkan korban, mereka kabur. Sebagian harta rampasan ditinggal begitu saja.
Purbo mengatakan, polisi berhasil menelusuri keberadaan para pelaku sekaligus meringkus tiga diantaranya di Matesih. Kepolisian menyita satu unit ponsel Redmi Note 9, pedang sepanjang 50 sentimeter, sabit bergagang kayu, obeng kecil, sandal jepit warna biru milik salah satu tersangka yang tertinggal di lokasi kejadian, dan kardus ponsel Realme C11. Polisi menyebut para tersangka merupakan residivis kasus pencurian.
Polisi juga menyita satu unit Honda Vario pelat nomor AD 2939 XZ milik salah satu tersangka. (Lim)

BERITA REKOMENDASI