Aksi Tipu-tipu Tabung Gas Elpiji, Pelaku Mengaku Belajar Ngoplos dari Youtube

Editor: Ary B Prass

KARANGANYAR, KRJogja.com– Satreskrim Polres Karanganyar menggerebek pabrik elpiji oplosan serta membekuk seorang pelaku. Modus tindakan curang ini dengan memindahkan isi elpiji bersubsidi ke non subsidi.

Wakapolres Karanganyar Kompol Purbo Adjar Waskito mengatakan, pelaku bermodal empat tabung elpiji subsidi ukuran 3 kilogram untuk dipindahkan ke satu tabung elpiji non subsidi ukuran 12 kilogram. Begitu seterusnya sampai menghasilkan puluhan tabung elpiji oplosan siap edar. Hanya saja modus ini kurang rapi sehingga ketahuan.

“Awalnya, konsumen merasa curiga. Kenapa tabung 12 kilogram tanpa segel. Selain itu selisih harganya juga sangat jauh. Lebih murah dari harga pasaran,” terangnya saat gelar barang bukti kasus tersebut di mapolres, Rabu (16/6/2021).

Setelah ditelusuri polisi, ternyata alamat pengirim tabung di sebuah rumah kontrakan di wilayah Gondangrejo. Dalam penggerebekan oleh polisi, ditemukan sembilan tabung isi oplosan ukuran 12 kilogram, 33 tabung kosong, dua tabung isi oplosan ukuran 5,5 kilogram, tiga tabung isi ukuran 3 kilogram, sembilan buah regulator modifikasi dan uang tunai Rp 860 ribu. Dari rumah tersebut, polisi mengamankan tersangka berinisial RYZ (25) asal Jebres Surakarta. Sedangkan tersangka lain buron, yakni DDT (23).

Adapun modus praktik ini dengan memindahkan isi tabung ukuran 3 kilogram ke tabung ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram. Pelaku mendulang keuntungan dengan mengoplos isi elpiji bersubsidi ke wadah non subsidi. Mereka menjual hasil oplosan secara langsung ke konsumen maupun ke pemesan. Per tabung ukuran 12 kilogram, pelaku menjualnya Rp 108.000. Padahal di pasaran harganya Rp 150.000.

“Pelaku melakukan praktik itu sudah dua bulan lamanya,” kata Wakapolres.

BERITA REKOMENDASI