Amdal Abal-Abal, Semen Indonesia Lapor Polisi

SEMARANG (KRjogja.com) – Dituding telah membuat analisa dan dampak lingkungan (Amdal) abal-abal untuk pembangunan pabrik semen di Rembang oleh sekelompok masyarakat yang menetang, karyawan PT Semen Indonesia (SI) melaporkan perbuatan tersebut ke Polda Jateng.

Tim pengacara penyelamat aset negara Wahyu Baskoro bersama Wakil Ketua Serikat Karyawan Semen Indonesia (AKSI) Ruri Adam mengadu ke Polda Jateng karena dimedia sosial muncul banyak tuduhan yang ditujukan ke SI bernada mengasut dan fitnah.

Dijelaskan, pro Kontra masyarakat terkait dengan pembangunan pabrik semen di Rembang sudah lama terjadi. Setelah SI memegang Ijin Usaha Pertambangan (IUP), membangun pabrik yang melibatkan ribuan masyarakat sekitar pabrik. Mayarakat yang menolak melakukan aksi demo dan mengajukan gugatan ke PTUN Semarang untuk membatalkan ijin lingkungan yang diberikan Gubernur Jateng.
Namun, ada oknum yang mempunyai kepentingan mempengaruhi masyarakat sekitar. 
"Di media sosial ditemukan opini yang mengatakan dengan adanya Pabrik Semen menciptakan ribuan pengangguran, serta beredarnyta poster dengan tulisan Kehadiran Pabrik Semen justru berpotensi menciptakan ribuan pengangguran karena hilangnya lahan pertanian, rusaknya sumber mata air dan melemahnya daya dukung lingkungan yang di upload oleh akun @wongkendeng melalui media sosial Twitter." (Bdi)

BERITA REKOMENDASI