Bapak Dua Anak, Aniaya Bocah SD Hingga Gegar Otak

SLEMAN, KRJOGJA.com – Mengaku khilaf, Sum (44) warga Mlati Sleman nekat menganiaya seorang siswa Sekolah Dasar (SD). Akibatnya, korban berinisial AB (7,5) warga Mayangan Trihanggo Gamping Sleman, hingga Rabu (22/7/2020) masih menjalani perawatan RS PKU Muhammadiyah Gamping karena mengalami gegar otak.

Kapolsek Gamping Kompol Aan Andrianto didampingi Kanit Reskrim Iptu Tito Satria Pradana mengatakan, pelaku sudah ditahan. “Pelaku kami amankan tadi sekitar pukul 10.00 di Jalan Kabupaten, Sleman dan akan kami lakukan penahanan,” ucap Kapolsek, Rabu siang.

Dikatakan, pelaku dijerat pasal 80 UU Perlindungan Anak Junto Pasal 351 KUHP ancaman maksimal 15 tahun. Dari keterangan pelaku, ia nekat menganiaya korban karena emosi. “Anak-anak itu ngejek, mungkin pelaku emosi kemudian menganiaya,” tandasnya.

Ayah korban, Daniel Hartono (31) ditemui di Mapolsek Gamping mengatakan, peristiwa terjadi Sabtu (17/7/2020) sekitar pukul 10.00. Saat itu korban dan dua orang temannya lewat di depan rumah pelaku. Saat melihat pelaku, anak-anak tersebut mengatakan sesuatu kepada pelaku.

“Katanya mau beli motor, nyatanya cuma bikin,” ucap Daniel yang menirukan anak-anak tersebut yang diucapkan kepada pelaku.

BERITA REKOMENDASI