Bawang Putih Berkaporit Diedarkan di Pasar Beringharjo

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Tempat industri pemutih bawang dengan zat kimia berbahaya yang digerebek di Temanggung ternyata telah beroperasi selama setahun. Bawang putih impor dari China yang diputihkan dengan kaporit tersebut dijual ke pasar Beringharjo Yogyakarta. Sejauh ini pencarian bawang putih kimia di pasar tradisional di Temanggung belum ditemukan. Namun pihaknya, masih terus mencarinya.

"Motif tersangka pelaku untuk mendapatkan keuntungan lebih besar," ungkap Kasat Reskrim Polres Temanggung, AKP Dwi Haryadi usai penggerebekan.

Dikatakan bawang putih impor dibeli dengan harga Rp 20 ribu per kilogram dan laku dijual Rp 30 ribu per kilogram. Namun setelah diproses dengan zat kimia dan warna menjadi putih, harga dapat berlipat tiga kali lipat yakni Rp 90 ribu. "Bawang putih lanang banyak diburu warga karena dapat untuk obat dan harganya juga mahal," katanya.

Tersangka pelaku, Sutikno (48) mengatakan motif yang dilakukannya hanyalah untuk mendapatkan keuntungan berlipat semata dan tidak mengetahui melanggar hukum, sebab bila melanggar hukum tentu tidak dilakukannya. "Ada orang yang memberitahu cara memutihkan bawang putih dengan zat kimia, namun orang itu juga tidak melakukan seperti saya," katanya.

Dia mengemukakan tiap bulan sekitar dua kali mendapat pasokan bawang putih bersiung tunggal dengan sekali pasokan sekitar 100 kilogram. Setelah diproses dikirim ke pasar Beringharjo Yogyakarta dengan keuntungan sekitar Rp 1,5 juta sekali memasok. (Osy)

BERITA REKOMENDASI