Begini, Kronologi Penyerangan Brutal oleh Komplotan Klitih

BANTUL, KRJOGJA.com – Kapolsek Banguntapan Kompol Suhadi SH MH menjelaskan telah mengamankan tujuh pelaku penyerangan brutal terhadap Justin (16) di Jalan Plumbon Banguntapan Bantul, Sabtu (09/06/2018) dinihari. 

Kompol Suhadi mengatakan kasus penyerangan brutal itu terjadi setelah Hr  Sabtu dinihari menjadi korban perampasan oleh sejumlah orang tidak dikenal di daerah Wonocatur Banguntapan. Setelah peristiwa itu Hr mengajak rekan-rekannya mencari pelaku. 

BACA JUGA :

Giliran Buser Banguntapan Amankan 7 Pelaku Klitih

Nahas, kata Kompol Suhadi setelah perjalanan dari jembatan layang Janti komplotan pelaku di daerah Plumbon berpapasan dengan korban yang sebenarnya tidak tahu apa- apa.   "Tersangka Aa melempar botol ke arah korban dan mengenai mata kanan hingga banyak saraf yang putus," ujar Suhadi. 

Tersangka Aa bakal dijerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.  Dari tujuh orang  yang diamankan, satu orang jadi tersangka, sisanya masih menjadi saksi.

Sementara tersangka Aa mengatakan, tindakan nekat melempar botol lantaran pengendara KLX didepannya sebagai pelaku perampasan.  "Yang merampas handphone teman saya itu salah satunya mengendarai KLX, sehingga waktu berpapasan dijalan langsung saya lempar, ternyata bukan dia yang merampas," ujar Aa. 

Tersangka minta maaf kepada pihak keluarga korban karena dari perbuatanya membuat luka dibagian mata.

Sebagaimana diketahui Justin (16), warga Barito Gang Deli Gondokusuman Yogyakarta mengalami mengalami luka sangat serius dibagian mata setelah dilempar botol kaca. 

Petugas dibawah komando Kapolsek Banguntapan Kompol Suhadi SH MH didampingi Kanit Reskrim Polsek Banguntapan Iptu Ryan Permana Putra SIK MH langsung bergerak dilapangan untuk mengungkap  dalang dibalik tindakan keji itu.

Akhirnya, Minggu (10/06/2018) dinihari dari tujuh orang yang diamankan, satu diantaranya berinisial  Aa (19) warga Kledokan CT D43 RT 08 RW 03 Babarsari Depok Sleman sudah ditetapkan sebagai tersangka.  Dalam kasus itu polisi menyita barang bukti empat unit sepeda motor, serta pecahan botol. (Roy)

BERITA REKOMENDASI