Bela Teman, Pengamen Tusuk Penjual Tahu

PURWOREJO (KRjogja.com) – Komplotan pengamen berinisial Wah (20) warga Mranti Purworejo dan Don (23) warga Mirit Kebumen, diamankan unit Reskrim Polsek Purworejo, Kamis (22/9/2016) dinihari. Mereka diringkus setelah menusuk Deni Prajamandala (25), pedagang tahu bulat warga Jawa Barat, ketika berdagang di Alun-alun Purworejo, Rabu (21/9) pukul 19.30.

Menurut pengakuan para tersangka, penganiayaan tersebut berawal dari persaingan usaha antar pedagang tahu. "Ada teman saya pedagang yang melapor karena dilarang berjualan, lalu kami datangi korban untuk klarifikasi," ungkap Wah, menjawab pertanyaan KRjogja.com.

Namun korban tidak terima diingatkan pelaku dan terjadi perkelahian. Tersangka Wah mengeluarkan pisau yang sudah dipersiapkan dan menusuk korban sebanyak dua kali.

Tersangka Don kemudian meminta pisau dan kembali menusuk korban tujuh kali. Korban limbung dan jatuh, keduanya kabur. Warga menolong korban dan membawanya ke RSUD Dr Tjitrowardoyo Purworejo.

Korban mendapat belasan jahitan dan terpaksa dirawat inap karena lukanya cukup parah. "Saya tidak kenal dengan korban, hanya membela ketika teman diperlakukan tidak adil," ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Purworejo AKP Bambang Sulistiyo mewakili Kapolres AKBP Satrio Wibowo SIK mengatakan, polisi mengamankan pelaku ditangkap lima jam setelah beraksi. "Kami cepat lakukan penyelidikan dan menyergap tersangka di persembunyiannya di Kelurahan Mranti," tuturnya.

Menurutnya, alasan pelaku bahwa mereka membela teman tidak bisa dipertanggungjawabkan. "Itu alasan mereka, namun demikian perbuatan itu adalah tindak kejahatan serius," tegasnya.

Polisi menjerat keduanya dengan Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman penjara paling lama lima tahun.(Jas)

 

BERITA REKOMENDASI