Beraksi Lintas Provinsi, Pasutri Otaki Pencurian Data Kartu Kredit

Setelah korban melakukan aktifasi, lanjut Pasaribu, pelaku akan mendapatkan data penting berupa nomor kartu, nomor CVC/CVV, limit kartu, tanggal kadaluarsa, dan kode OTP, yang kemudian digunakan untuk transaksi pembelian online menggunakan data kartu kredit milik korban. Tersangka AP dan MA, kemudian akan menarik kembali belanja kripto yang mereka lakukan ke dalam bentuk rupiah. Pasaribu menyebutkan, di DIY sudah ada dua korban yang melapor sedangkan dari luar DIY, diperkirakan ada 20 orang korban.

“Kerugian para korban bermacam-macam, tergantung batas limit kartu kredit, ada yang limitnya Rp 5 juta, Rp 20 juta dan ada juga yang sampai Rp 100 juta,” pungkasnya.(Ayu)

 

BERITA REKOMENDASI