Berstatus Tersangka, Pelaku Tabrak Lari Terancam 6 Tahun Penjara

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pelaku tabrak lari terhadap pengemudi Vario di Moyudan Sleman, berhasil diamankan Satlantas Polres Sleman. Polisi menangkap HA (32) di rumahnya Kemiri, Purworejo Jawa Tengah pada Rabu (20/10/2021) siang. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan dan dilakukan gelar perkara, HA berstatus tersangka.

“Yang bersangkutan sudah berstatus tersangka dan kami kenakan Pasal 310 Junto Pasal 312 Undang-undang Lalu lintas, ancaman hukuman 6 tahun,” ungkap Kanit Laka Polres Sleman Iptu Galan Adid Dharmawan dikonfirmasi, Kamis (21/10/2021).

HA, merupakan pengemudi Daihatsu Xenia Nopol B 1474 UFK yang kabur usai mobilnya bertabrakan dengan Honda Vario Nopol AB 3507 DB yang dikendarai perempuan Izatun (20) warga Sedayu, Bantul. Pada kecelakaan yang terjadi di Jalan Gedongan – Klangon, tepatnya di bulak Klampis, Sumberrahayu, Moyudan, Sleman, Selasa (19/10/2021) malam itu, Izatun meninggal di TKP.

Menurut Galan, dari hasil pemeriksaan, saat kejadian, HA tidak mengonsumsi alkohol. Ia mengaku kabur karena panik, kemudian meninggalkan mobil yang dikendarainya di SPBU Kadipiro. Selanjutnya, HA naik ojek ke Pasar Gamping kemudian menumpang bus Rosalia Indah ke arah Kutoarjo. Sampai Alun-alun Kutoarjo sekitar pukul 23.45 WIB, kemudian naik ojek dan tiba di rumahnya pukul 24.00 WIB. Galan menambahkan, HA berhasil diamankan setelah petugas berdasarkan Nopol kendaraan yang ditinggal di SPBU Kadipiro. Menurut keterangan HA di hadapan polisi, sebelum kejadian, ia berangkat dari rumahnya Rabu sekitar pukul 19.00 WIB bermaksud ke daerah Minggir Sleman.

Namun setiba di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB, mobil yang dikendarainya bertabrakan dengan motor yang dikendarai korban. “Saat itu cuaca hujan sehingga jarak pandang terbatas. Kondisi tersebut, diduga menyebabkan terjadinya kecelakaan,” pungkas Galan.(Ayu)

BERITA REKOMENDASI