Bocah Dibawah Umur Otaki Sindikat Pembuat Upal

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN (KRjogja.com) – Petugas Polsek Depok Timur berhasil mengungkap kasus pembuatan uang palsu (upal). Sindikat ini memproduksi upal pecahan 10 ribu, 20 ribu, 50 ribu hingga 100 ribu dan diedarkan melalui jejaring sosial Facebook. Yang lebih mengherakan lagi, otak alias pembuat upal ini merupakan bocah dibawah umur yang masih duduk di bangku SMA.

Ketiga tersangka yang diamankan masing-masing DA (20), AR (18) seduanya warg Sleman dan IA (16) warga Semarang Jawa Tengah (Jateng). Panit Reskrim Polsek Depok Timur, Iptu Alvano Ramadhan mengungkapkan, terungkapnya kasus ini berawal dari adanya laporan masyarakat yang mendapat upal dari tersangka.

DA dan AR saat membeli makanan di sebuah kios kawasan Sleman membayar dengan menggunakan upal. Pemilik warung yang menyadari pembelinya telah membayar dengan upal akhirnya menangkap dan melaporkannya kepada petugas. "Dari situ kemudian kami kembangkan dari mana keduanya mendapatkan upal dan ternyata dari IA mereka mendapatkan," terangnya di Mapolsek Depok Timur, Senin (15/08/2016).

Setelah dilakukan pengembangan serta perburuan akhirnya petugas berhasil menciduk IA di rumahnya yang berada di kawasan Semarang Jateng. Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa alat pembuatan upal dan beberapa lembar upal yang belum sempat diedarkan.

Kepada petugas, siswa SMK di Semarang  ini mengaku telah menjual upal buatannya ke berbagai kota di pulau Jawa seperti Jakarta, Bandung dan Yogyakarta. Ia menjual upal melalui Facebook dengan metode 1 : 3, yakni uang asli sebesar Rp 1 juta akan ditukar dengan upal dengan nominal tiga kali lipatnya.

Dalam aksinya memproduksi upal selama kurang lebih lima bulan ini, pelajar tersebut telah mendapat untung Rp 6 – 7 juta. Ilmu membuat upal ini diperoleh tersangka dari internet dan untuk membuat uang tak asli ini ia hanya memerlukan kertas HVS, kertas roti serta alat sablon. Upal produksinya sepintas memang mirip uang asli, namun jika diteliti lebih seksama akan sangat terlihat perbedaannya terutama pada bagian tanda air serta teksturnya yang cenderung halus. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI