Broker Sunat Bansos TPQ Rp 110 Juta

MAGELANG (KRjogja.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magelang, menetapkan Wahyudi (56) warga Kecamatan Ngablak, sebagai tersangka kasus pemotongan bantuan sosial (bansos) bidang keagamaan Provinsi Jawa Tengah. Bantuan untuk Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) diwilayah Kabupaten Magelang itu, dipotong hingga Rp 110 juta.

“Saat ini, statusnya sudah naik menjadi terdakwa karena sudah disidang di Pengadilan Tipikor Semarang. Dalam kasus ini, terdakwa berperan sebagai penghubung bantuan tersebut,” kata Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Magelang, Taufiq Eko B, Rabu (24/08/2016).

Menurutnya, bantuan untuk empat titik TPQ itu tersebar di Kecamatan Ngablak dan Grabag. Bantuan itu, seharusnya diterima masing-masing TPQ Rp 37,5 juta, namun hanya diberikan Rp 10 juta. ”Jadi selama proses pengurusan administrasi hingga pencairan di bank, terdakwa ini selalu mengawal dan meminta uang Rp 10 juta dari tiap penerima bantuan. Bahkan rekening dia yang bawa,” katanya.

Pihaknya mengaku masih mengembangkan kasus ini. Namun, sejauh ini kasus ini terputus karena ada seorang lain yang diduga terlibat meninggal. “Dalam kasus ini, jaksa mendakwa tersangka dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Korupsi,” jelasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI