Buron Ditangkap Saat Mudik Kurban

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Seorang petugas keamanan proyek ditangkap Polisi setelah sempat buron hampir selama satu tahun. AT (33) diciduk petugas saat pulang kampung merayakan kurban di rumah orang tuanya di Godean Sleman. Tersangka masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polsekta Gondomanan setelah menusuk tiga orang pemuda dengan menggunakan gunting di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Kapolsekta Gondomanan, Kompol Danang Kuntadi mengungkapkan, pelaku diamankan petugas pada Jumat (16/09/2016) dini hari. Saat diciduk petugas, tersangka tengah tidur setelah sebelumnya sempat berkumpul bersama teman-temannya di kampung.

"Tersangka sudah lama menjadi target kami. Setelah kejadian sekitar 10 bulan lalu tersangka melarikan diri ke Banten dan saat Idul Adha kemarin pulang ke Godean. Mendapat informasi tersebut anggota kemudian melakukan pengintaian dan segera menangkapnya," ungkap Danang Kuntadi didampingi Kasi Humas Polsekta Gondomanan, Ipda Sugito di mapolsekta setempat, Minggu (18/09/2016).

Di rumah tersebut petugas juga melakukan penggeledahan dan berhasil mengamankan gunting yang dipergunakan tersangka untuk menikam para korban. Tersangka langsung digelandang ke Mapolsekta Gondomanan untuk menjalani proses hukum dan terancam pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman kurungan penjara selama tujuh tahun.

Baca juga : Sekuriti Proyek Tikam Pemuda dengan Gunting

Kasus ini terjadi pada Selasa (17/11/2015) silam. Kejadian bermula saat empat orang pemuda masing-masing Muhammad Asrofi (23) warga Pajangan Bantul, Muhammad Syaiful Anwar (23) warga Gamping Sleman, Rian Andian Tofa (23) warga Ngampilan Yogyakarta dan Ahmad Chaidir Ali (21) warga Wirobrajan Yogyakarta tengah nongkrong di depan Istana Gedung Agung Yogyakarta.

Tak lama kemudian tersangka yang saat itu bekerja sebagai petugas keamanan proyek pembangunan revitalisasi kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta dalam kondisi mabuk mendatangi korban dan memperingatkannya agar tak bikin gaduh di tempat tersebut. Tak terima diperingatkan, keempat pemuda ini balas menantang pelaku dan akhirnya mereka saling bersitegang.

Tiba-tiba tersangka mengeluarkan gunting dari balik bajunya dan menyerang para korban. Asrofi, Syaiful Anwar, Rian langsung ambruk setelah tertusuk gunting pada perutnya, sedangkan Ali hanya menderita luka di tangan. Usai melakukan aksinya pelaku pergi meninggalkan lokasi sedangkan para korban dilarikan ke RS Muhammadiyah Yogyakarta. (Van)

BERITA REKOMENDASI