Buruh Bangunan Sebar Video Bugil Mahasiswi

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Elsa (21) mahasiswi warga Gejawan Balecatur Gamping Sleman kini harus menanggung malu. Bahkan keluarga pun enggan menerima wanita berparas manis ini. Penyebabnya, ternyata foto dan video bugil Elsa yang diambil pada 2016 lalu tersebar melalui media sosial dan aplikasi pesan Whatsapp.

Pelakunya, cukup mencengangkan adalah seorang buruh bangunan MR (42) warga Banyumudal Kebumen yang beberapa tahun terakhir dekat dengan korban. Kasus yang dilaporkan November 2017 ke Polda DIY akhirnya terbongkar Selasa (06/02/2018) lalu saat penyidik akhirnya melakukan penangkapan pada tersangka di kawasan Jalan Tamansiswa.

Pelaku ditangkap setelah korban menginformasikan keberadaan lelaki beranak tiga tersebut setelah sebelumnya hidup berpindah-pindah hingga ke Jakarta. Pelaku pada tahun 2016 lalu mengancam Elsa untuk mengirimkan foto dan video bugil, ketika korban yang masih SMA takut dan tak berpikir panjang karena tersangka mengancam akan menyakiti keluarga korban bila tak menuruti permintaan tersebut.

“Akhirnya korban ini mengirimkan foto dan video bugil pada pelaku, menggunakan pesan Whatsapp karena ketakutan. Dia mengambil foto dan video di bawah ancaman pelaku ini,” ungkap Dirreskrimsus Polda DIY, Kombes Polisi Gatot Agus Budi Utomo di mapolda setempat, Kamis (08/02/2018).

Tindakan pelaku akhirnya dinyatakan masuk dalam pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) setelah beberapa saat kemudian foto dan video bugil tersebut sengaja disebar melalui media sosial dan Whatsapp. “Pelaku ini minta korban menuruti beberapa permintaan tapi ditolak korban dan akhirnya pelaku sengaja menyebar foto dan video ke media sosial dan keluarga korban,” sambungnya.

Korban yang masih sangat belia mengalami trauma dan sempat melarikan diri hingga Ngawi Jawa Timur. Hubungan dengan keluarga juga retak karena korban dianggap menyebarkan aib dengan merekam video tanpa busana.

“Dampaknya ternyata luar biasa untuk korban, hubungan keluarga bahkan sampai retak padahal melakukan hal tersebut dengan terpaksa. Pelaku kini kami amankan di Mapolda dan disangkakan pasal 29 UU RI no 44 tahun 2008 tentang Pornografi dan UU ITE,” lanjut Dirreskrimsus. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI